Ungkapan Kesedihan Keluarga Ponisam, Asisten Masinis Korban Kecelakaan Kereta Api Bandung

Ungkapan Kesedihan Keluarga Ponisam, Asisten Masinis Korban Kecelakaan Kereta Api Bandung

Pada hari Jum’at (5/1) jagat media telah digemparkan dengan kecelakaan maut antara Kereta Api Turangga, dan Kereta Api Lokal Bandung Raya. Kecelakaan ini memakan 4 korban jiwa, yang salah satu di antaranya adalah Ponisam, Asisten Masinis KA Lokal Bandung.

Ketika ditemui awak media, Sri Sumarsih selaku istri dari mendiang Ponisam pun menuturkan kesedihannya. Ia bercerita bahwa sebelum kecelakaan maut ini terjadi, dirinya tidak pernah mendapatkan firasat buruk.

“Gak ada sebelumnya, biasa aja, almarhum biasa sama anak-anak juga gak ada perubahan atau apa, seperti biasa, seperti dulu-dulu” ujar Sri Sumarsih dalam tayangan Intens Investigasi (6/1)

Meski demikian, Sri Sumarsih mengaku bahwa sebuah Cahaya bersih telah menghiasi wajah mendiang sang suami di beberapa hari sebelum kecelakaan. Dimana wajah sang suami tak sekalipun terlihat kotor sepulang bekerja.

“Cuma memang udah kelihatan dari raut wajahnya emang rada beda, rada ada cahayaan, rada bersih, walaupun capek itu gak kelihatan seperti capek. Biasa kan pulang kerja itu kusam, atau apa ini mah enggak” sambungnya

Dalam kesempatan ini, Sri Sumarsih juga menggambarkan sosok mendiang Ponisam di matanya. Menurutnya Ponisam seorang ayah disiplin namun penuh dengan kasih sayang.

“Suami yang bertanggung jawab, bapak yang sangat sayang sama anak-anaknya, sama istrinya, sangat perhatian, dan disiplin, ke anak-anaknya selalu disiplin. Walaupun masalah keuangan, masalah hidup selalu disiplin meski anak-anaknya suka ngeyel” pungkasnya

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot#promojudi#slotgacor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *